Posted by KOPAS News on Saturday, 16 August 2014
Ketua Umum partai PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk ke sekian kalinya enggan memenuhi undangan Presiden Susilo Bambang Yudoyono untuk hadir dalam upacara kemerdekaan RI di istana negara. Mega memimpin upacara sendiri di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu 17 Agustus 2014.
Pantauan VIVAnews, Mega yang mengenakan kemeja warna hitam berpadu merah itu tiba di lapangan upacara pukul 09.45 WIB. Ia yang telah ditunggu peserta upacara langsung menuju panggung upacara.
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Tjahjo Kumolo, mengatakan, ketidakhadiran Mega untuk upacara di istana negara adalah haknya. Menurutnya tidak ada undang-undang yang mengharuskan seseorang harus menghadiri undangan Presiden untuk upacara di istana.
"Apakah ada Undang-undang yang mengatur dan mengharuskan orang melakukan upacara di mana," kata Tjahjo.
Tjahjo menjelaskan, ketidakhadiran Mega upacara di istana tidak ada alasan apapun. Itu adalah pilihan seseorang atau tokoh.
"Tidak ada alasan (Mega), saya juga diundang (Upacara di Istana) sebagai anggota DPR, tetapi saya juga tidak datang. Ibu Mega upacara di sini karena beliau kan Ketua Umum PDIP," katanya.
Sementara itu, Joko Widodo sebagai presiden terpilih yang diusung PDIP juga tidak hadir upacara di Kantor DPP PDIP. Jokowi memilih melakukan upacara di Balai Kota selaku Gubernur DKI Jakarta.
"Dia (Jokowi) kan memimpin upacara di Balaikota. Masing-masing punya tugas sendiri-sendiri," katanya.