Posted by KOPAS News on Saturday, 7 June 2014
Jakarta - Kementerian BUMN menginginkan holding PT Perkubunan Nusantara (PTPN) bisa berjalan tahun ini sebelum pemerintahan baru.
Menteri BUMN, Dahlan Iskan menjelaskan holding BUMN Perkebunan itu menjadi salah satu tonggak dari pemerintah yang bisa menguatkan ekonomi Indonesia.
"Perkebunan ini bisa menjadi salah satu tonggak dari pemerintah yang sekarang untuk bisa terwujud karena ini amanat dari kabinet yang sekarang ini di bidang rightsizing. Pembentukan holding diperlukan agar perkebunan yang sudah siap IPO, bisa IPO," ucap Dahlan Iskan di Jakarta, Jum'at (6/6/2014).
Pada masa akhir pemerintahan ini, PTPN bisa Initial Public Offering (IPO). Tujuannya agar dapat memperkokoh ekonomi perkebunan di Indonesia.
"Saya berharap pada sisa 4,5 bulan ini, holding bisa terwujud karena perkebunan akan lari dengan kencang kalo holding terwujud," katanya.
Menurut di PTPN sudah sangat siap untuk melakukan IPO. Sebab sudah melaukan semua tahap-tahapannya. Selain itu juga menghindari ketidaksinkronan antar kementerian.
"Tahap sinkronisasi antar kementerian juga sudah dilakukan jadi betul-betul sudah sinkron. sinkron antar kementerian BUMN, keuangan, pertanian, hukum. betul-betul sudah sinkron dan tidak ada lagi yang belum sinkron," jelasnya.
Saat ini, Kementerian BUMN masih menunggu dari Kemeneterian Koordinator Bidang Perekonomian agar Holding BUMN perkebunan dapat melakukan IPO di tahun ini. "Ini misalnya lh, ini hanya saya berharap. Saya bukan mengharuskan. Tingkatnya berharap ini presentasinya ke Menko sudah sangat siap jadi tidak ada lagi," tuturnya. [hid]
Sumber : Inilahcom