Posted by KOPAS News on Saturday, 7 June 2014
INILAHCOM, New York - Bursa saham AS menguat pada akhir perdagangan Sabtu (7/6/2014) dini hari tadi. Laporan ketenagakerjaan bulan Mei yang sedikit meningkat menjadi kuncinya.
Selain itu, pasar merespon positif terhadap data dari Departemen Tenaga Kerja AS. Kondisi tersebut, membuat bursa AS mampu menutup perdagangan dengan level tertingginya sepanjang masa pada pekan ketiga.
Indeks S&P 500 naik 8,98 poin atau 0,46% ke 1.949,44, indeks Dow Jones naik 88,17 poin atau 0,52% ke 16,924,28 dan indeks Nasdaq menguat 25,17 poin atau 0,59% ke 4.321,40. Demikian mengutip dari cnbc.com.
"Investor memiliki sedikit keyakinan akan pulihnya ekonomi AS dibandingkan perlambatan yang terjadi pada kuartal pertama kemarin. Hasil data ketenagakerjaan memberikan sentimen positif terhadap bursa untuk menguat," ujar Chris Gaffney, Ahli Strategi Pasar Senior di EverBank Wealth Management.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat (6/6/2014) malam, angka ketenagakerjaan nonpertanian AS mencapai 217.000 pada bulan Mei. Angka tersebut menunjukkan tingkat pengangguran sebesar 6,3%.
Sejumlah ekonom sebelumnya memperkirakan, angka ketenagakerjaan nonpertanian mencapai 218.000 pada bulan Mei dibandingkan bulan April yang mencapai 288.000 pekerjaan.
Chris menjelaskan, hasil pengumuman Bank Sentral Eropa juga mendorong penguatan bursa saham AS dan bursa global. "Setelah positifnya kebijakan ECB sekarang bertambah lagi dengan membaiknya laporan data ketenagakerjaan AS. Ini bagus untuk mendorong pemulihan ekonomi global," imbuhnya.
Bank Sentral Eropa pada Kamis (5/6/2014) malam mengumumkan, langkah-langkah kebijakan stimulus yang mampu mendorong penguatan terhadap bursa global. Bank sentral Eropa memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan menjadi 0.15% yang merupakan suku bunga acuan paling rendah di antara negara-negara maju setelah suku bunga BOJ.
Sementara itu, emas berjangka untuk pengiriman bulan Agustus menurun 0,04% menjadi US$1.252,80 per troy ounce. Sedangkan minyak mentah berjangka untuk pengiriman bulan Juli meningkat menjadi US$102,85 per barel.
Dari bursa Eropa, berhasil menguat pada akhir perdagangan Jumat (6/6/2014) malam. Data ketenagakerjaan AS yang membaik menjadi penyebabnya.
Indeks FTSE di Londok naik 44,72 poin atau 0,66% ke 6.858.21, indeks DAX di Jerman naik 39,36 poin atau 0,40% ke 9.987,19 dan CAC di Prancis menguat 32,39 poin atau 0,71% ke 4.581,12.