Posted by KOPAS News on Thursday, 24 July 2014
Barcelona - Tak sedikit yang beranggapan bergabungnya Luis Suarez ke Barcelona hanya akan menjadi 'pelayan' Lionel Messi. Namun, mantan pelatih timnas Uruguay, Martin Lasarte, berpendapat lain.
Suarez meninggalkan Liverpool ke Barcelona dengan nilai transfer sekitar 75 juta Poundsterling (1,4 triliun Rupiah). Sejauh ini, pemain asal Uruguay itu menjadi transfer termahal di bursa transfer.
Musim 2013/2014, Suarez berperan besar membawa Liverpool finis di peringkat dua Liga Primer Inggris sekaligus bertengger sebagai top skorer dengan 31 gol. Hal itu yang membuat Barcelona kepincut dengannya.
Namun, kedatangan Suarez dianggap banyak pihak hanya sebagai 'pelayan' Messi lainnya. Sebelumnya, beberapa nama besar datang ke Camp Nou seperti Thierry Henry, Zlatan Ibrahimovic dan Neymar, tapi mereka selalu berada di bawah bayang-bayang La Pulga.
Kali ini Suarez diyakini takkan dijadikan 'pelayan' Messi di Barcelona. Hal itu ditegaskan Lasarte yang tahu betul kualitas dan kemampuan pemain berusia 27 tahun itu.
"Luis Suarez takkan menjadi pelayan Messi. Saya melihat Suarez bisa berkontribusi secara kolektif, tapi bukan pelayan pemain lain," ujarnya, dikutip dari Goal.
Dengan kedatangan Suarez, Barcelona diklaim memiliki trisula mematikan di lini depan. Jika mampu bekerja sama dengan apik, trio Messi, Neymar dan Suarez akan sangat menakutkan.
"Ini luar biasa. Di lini depan Barcelona ada pemain berbakat, andal dalam mencetak gol, punya kepribadian, dan mental pemenang. Kini, tugas berat ada di pundak pelatih Luis Enrique yang harus bisa meredam ego para bintang," pria 53 tahun itu mengakhiri.
Saat ini Suarez masih belum bisa bergabung dengan rekan satu timnya karena tengah menjalani skorsing empat bulan dari FIFA. Hukuman tersebut buntut dari aksi gigitannya kepada bek Italia, Giorgio Chiellini, di Piala Dunia 2014.