Posted by KOPAS News on Tuesday, 12 August 2014
Kematian aktor gaek Robin Williams masih menjadi teka-teki. Isu penyebab kematian sang aktor karena penyakit jantung hingga bunuh diri masih menjadi dugaan pihak kepolisian setempat.
Namun, sebuah fakta baru terungkap. Polisi menemukan pergelangan tangan Robin bersimbah darah saat ditemukan tewas di kediamannya.
Polisi menduga Robin menyayat pergelangan tangan sebelum ia gantung diri.
Kepala Kepolisian Marin County Keith Boyd mengatakan polisi menemukan pisau di dekat mayat Robin.
"Keterangan baru bahwa asistennya saat menemukan Robin tewas dalam posisi jatuh dengan sabuk kulit di leher. Dengan keadaan terjepit di pintu dan lemari," ujar Boyd dilansir dariUSA Today, Rabu 13 Agustus 2014.
Namun, sampai saat ini polisi belum menyimpulkan perihal bunuh diri yang dilakukan bintang film Jumanji tersebut. Polisi masih meminta keterangan keluarga di dalam rumah Robin.
Namun, polisi memastikan tidak ada luka akibat pemukulan maupun perkelahian. "Tidak ada luka yang menunjukkan itu," tegasnya.
Pihak keluarga Robin Williams angkat bicara soal isu depresi yang pernah dan masih dialami Robin Williams sampai akhir hayatnya. Selama hidupnya, pihak keluarga melalui Mara Buxbaum menyatakan Robin mengalami depresi. Dimulai sejak tahun 1997.
Mara pun mengatakan Robin luar biasa menutup depresinya itu di depan awak media.
"Robin Williams meninggal. Dia telah berjuang melawan depresi berat akhir-akhir ini," ujar Mara dilansir Hollywoodlife.
Lanjut Mara, keluarga sangat kehilangan sosok ayah seperti Robin Williams. Duka mendalam banyak berdatangan dari kerabat dan sahabat dekat.