Posted by KOPAS News on Thursday, 19 June 2014
TANJUNGPINANG - Tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlayar secara diam-diam dari Malaysia ke Indonesia tenggelam lagi di perairan Malaysia, Kamis (19/6) pukul 10.00 waktu setempat.
Musibah tersebut menyebabkan 9 penumpang kapal fiber itu belum ditemukan.
"Ini kasus yang ke dua. Ada 27 warga Indonesia yang ada di dalamnya. Kami sudah menemukan 18 orang. Namun 9 orang lainnua belum masih hilang," ungkap Tarmizi, Deputi Petugas NRCC (Kepala Basarnas) Malaysia ketika dimintai informasi, Kamis (19/6) pukul 17.00 WIB.
Tarmizi mengungkapkan bahwa kapal fiber tersebut tenggelam beberapa jam setelah berlayar dari daratan Malaysia. Jarak tenggelamnya kapal dengan daratan Malaysia masih sangat dekat.
"Semua penumpang kapal adalah warga Indonesia yang hendak pulang secara diam-diam atau tidak melalui pelabuhan resmi," ungkap Tarmizi lagi.
Dia menandaskan, musibah tenggelamnya kapal yang bermuatan warga Indonesia ini terjadi untuk ke dua kalinya dalam sepekan terakhir.
Sehari sebelumnya, sebuah kapal kayu yang bermuatan 97 penumpang yang juga hendak berlayar pulang ke Indonesia, tenggelam di perairan barat Malaysia.
Akibat musibat tersebut, 62 penumpang dinyatakan selamat, 11 orang dipastikan sudah meninggal dan 24 orang masih sedang dicari oleh petugas NRCC, polisi dan angkatan laut Malaysia.
"Kami masih terus mencari dengan bantuan polisi dan angkatan laut. Kami belum mau minta bantuan Indonesia. Karena musibah ini terjadi di perairan kami. Jaraknya hanya sekitar 2 batu saja dari pantai," jelas Deputi Petugas NRCC Malaysia tersebut seraya menginformasikan bahwa saat ini seluruh korban termasuk yang sudah meninggal dibawa ke Hospital Kelang Malaysia. (tom)