Posted by KOPAS News on Tuesday, 18 November 2014
Ratusan warga berebut tumpahan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) milik PT Inti Benua Perkasatama di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai, Riau. Ribuan ton minyak milik perusahaan itu sudah masuk ke laut.
Warga mengais CPO yang mengalir ke parit-parit di sekitar Pelabuhan Pelindo 1 Dumai. Sejak pagi, mereka telihat membawa berbagai perlatan untuk mengumpulkan CPO.
Menurut salah satu warga, Jundro, kejadian tanki CPO yang ambruk ini membawa berkah bagi masyarakat. CPO yang mereka kumpulkan akan mereka dijual kembali.
"Lumayan bisa dijual lagi. Ini jadi berkah bagi warga," katanya, Senin 17 November 2014.
Seperti diketahui, ada enam tangki timbun milik PT Inti Benua Perkasatama ambruk. Masing-masing tangki memiliki daya tampung 3.000 ton. Satu tangki diketahui berisi minyak CPO. Minyak CPO itu meluber ke sekitar pemukiman warga dan ke laut.
Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai telah menerima laporan dari perusahaan yang bersangkutan bahwa musibah itu sudah dikoordinasikan. Pihaknya juga telah turun ke lapangan, guna meninjau lokasi kejadian. Sampel tumpahan CPO telah diambil untuk diperiksa.
Sarmin, Humas PT Inti Benua Perkasatama mengaku sudah menangani masalah ini. Dia memastikan, hanya ada empat tangki yang ambruk, satu di antaranya berisi minyak CPO berisi 3.000 ton. Tangki minyak itu ambruk pada Minggu dini hari, atau sekitar pukul 24.00 WIB. Belum diketahui secara pasti jumlah kerugian akibat kejadian ini.
"Tumpahan minyak sudah dapat diatasi. Saat ini, kita fokus penanggulangan pencemaran laut. Kita sudah pasang safety oil bom di laut," katanya.
sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/558967-ribuan-ton-cpo-tumpah-jadi-rebutan-warga?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook